aku dan segala ke"aku"an tentang aku
refleksi dari segala angkuh yang bernama aku
ungkapan dari segala cerita bodoh yang berjudul aku
arti dari segala kesombongan yang mendefinisikan aku
aku..yang selalu merasa berdiri di atas tanah yang menopang segala beban diri
aku..yang selalu merasa tidak peduli dengan omong kosong yang berbasa basi
aku..yang terlalu percaya diri dengan plan kosong yang berharap jadi kenyataan
aku.. yang merasa bisa berlari padahal merangkak jadi realita kini
aku..yang selalu bersosialisasi tapi mendominasi
aku..yang memberi tapi selalu mengharap ucapan terimakasih
aku..yang merasa berusaha tapi tak ada pergerakan
aku..yang merasa tinggi tapi mengijak orang lain untuk menjadi podasi
sampai kapan aku dan ke "AKU" an tentang aku menjadi raja?
kebodohan dan merasa bangga akan dosa
realita yang diharapkan tapi tak ada usaha
menikmati tapi selalu dihantui oleh rasa beban
hilang lah..dan menguap seperti gas yang telah lama terbelenggu tabung
aku...dan ke "aku"an tentang aku
angkat kaki mu dari diri
karena tak ada beda primata dan manusia jika aku dan ke "aku" an tentang aku masih di diri
Rabu, 19 November 2014
Minggu, 09 November 2014
jangan kau sama dengan dirimu
jangan samakan aku dengan dirimu,kata yang terhatur dari lisanmu
kita berbeda dalam banyak hal
pola pikir yang berbeda,menyikapi dan memperlakukan sesuatu secara berbeda
bukan kah diperlukan perbedaan agar tercapai keputusan yang terbaik?kita tinggal belajar tentang bagaimana menyatukannya.
porsi makan yang berbeda,ini merupakan keuntungan tersembunyi jika kita pandai mensiasati
kau cukup kenyang dengan setengah porsi makanan dan kukira aku akan kenyang dengan satu setengah porsi makanan
kita cukup memesan dua porsi makanan dan tak ada yang terbuang
bukan kah kita baru saja menghindari sikap mubazir yang dibeci oleh tuhan kita?
cara berinteraksi yang berbeda,aku yang begini adanya dan mungkin dirimu yang menjaga rasa seseorang.
bukankah itu suatu anugrah ketika kita dihadapkan pada interaksi dengan orang-orang yang berbeda?
bisa jadi kau yang dominan di suatu pembicaraan atau aku yang mengambil alih pembicaraan ketika kau merasa dirimu terlalu takut mengutarakan yang ingin utarakan?
jadi kita tak perlu mencari pembeda akan hal ini.
management ku mungkin hanya sebatas realita lapangan kurang mengerti akan prosedur yang perlu dihadirkan,management mu kadang tak bisa dilakukan dilapangan tapi sesuai dengan prosedur yang dituliskan.
bukan kah kita bisa berdikusi?agar yang dilapangan sesuai dengan prosedur yang dituliskan.
mensiasati dan menimbang krealisasian bisa kita lakukan.
kita begitu banyak berbeda dalam banyak hal
berbeda tapi bukan perbedaan yang tak ada temu
beda dan berbeda karna proses yang dilalui
beda dan perbedaan yang bisa disatukan,karena jika berusaha beda dan perbedaan adalah kesatuan yang saling melengkapi
kita berbeda dalam banyak hal
pola pikir yang berbeda,menyikapi dan memperlakukan sesuatu secara berbeda
bukan kah diperlukan perbedaan agar tercapai keputusan yang terbaik?kita tinggal belajar tentang bagaimana menyatukannya.
porsi makan yang berbeda,ini merupakan keuntungan tersembunyi jika kita pandai mensiasati
kau cukup kenyang dengan setengah porsi makanan dan kukira aku akan kenyang dengan satu setengah porsi makanan
kita cukup memesan dua porsi makanan dan tak ada yang terbuang
bukan kah kita baru saja menghindari sikap mubazir yang dibeci oleh tuhan kita?
cara berinteraksi yang berbeda,aku yang begini adanya dan mungkin dirimu yang menjaga rasa seseorang.
bukankah itu suatu anugrah ketika kita dihadapkan pada interaksi dengan orang-orang yang berbeda?
bisa jadi kau yang dominan di suatu pembicaraan atau aku yang mengambil alih pembicaraan ketika kau merasa dirimu terlalu takut mengutarakan yang ingin utarakan?
jadi kita tak perlu mencari pembeda akan hal ini.
management ku mungkin hanya sebatas realita lapangan kurang mengerti akan prosedur yang perlu dihadirkan,management mu kadang tak bisa dilakukan dilapangan tapi sesuai dengan prosedur yang dituliskan.
bukan kah kita bisa berdikusi?agar yang dilapangan sesuai dengan prosedur yang dituliskan.
mensiasati dan menimbang krealisasian bisa kita lakukan.
kita begitu banyak berbeda dalam banyak hal
berbeda tapi bukan perbedaan yang tak ada temu
beda dan berbeda karna proses yang dilalui
beda dan perbedaan yang bisa disatukan,karena jika berusaha beda dan perbedaan adalah kesatuan yang saling melengkapi
aku mengajakmu
membiarkan seseorang bicara tentang mu.
bisakah?
bukankah jika kebaikan yang diceritakannya ucap terimakasih yang diucapkan.
tapi jika kejelekan yang diceritakan,kita hadirkan emosi dengan cerita.
hasut mungkin peribahasa manusia yang sering dipakai.
mengapa harus marah?ketika kejelekan kita yang diceritakan.
marah mu pembenaran atas cerita yang di ceritakan.
menceritakan kembali kejelekan orang yang menceritakan.
apa yang membuat mu berbeda dengan dirinya?kau meneriaki dia maling tapi kau bertingkah seperti pencuri.
tunjukkan kalo kita berbeda,ayo,aku mengajakmu.
orang bercerita tentang kejelekan mu,biarkan,ucapkan terimakasih
karena kita pribadi yang terlalu angkuh untuk mengakui kejelekan diri.
terimakasih karna mereka menceritakan yang tak sanggup kau ceritakan.
jika cerita berbeda dengan realita.
tak perlu kau beri pembelaan yang berlebihan.
biarkan sikap dan prilaku yang menunjukan
bukan kah sikap dan prilaku kita awal dari semua cerita?
rubah negatif jadi positif, dan lagi aku mengajakmu
aku,kita dan kalian,sama sama belajar
jangan biarkan hasut menjadi penyebab dari semua emosi yang berserakkan
karna hasut dan pembalasan tentang hasut sudah sangat meresahkan
bisakah?
bukankah jika kebaikan yang diceritakannya ucap terimakasih yang diucapkan.
tapi jika kejelekan yang diceritakan,kita hadirkan emosi dengan cerita.
hasut mungkin peribahasa manusia yang sering dipakai.
mengapa harus marah?ketika kejelekan kita yang diceritakan.
marah mu pembenaran atas cerita yang di ceritakan.
menceritakan kembali kejelekan orang yang menceritakan.
apa yang membuat mu berbeda dengan dirinya?kau meneriaki dia maling tapi kau bertingkah seperti pencuri.
tunjukkan kalo kita berbeda,ayo,aku mengajakmu.
orang bercerita tentang kejelekan mu,biarkan,ucapkan terimakasih
karena kita pribadi yang terlalu angkuh untuk mengakui kejelekan diri.
terimakasih karna mereka menceritakan yang tak sanggup kau ceritakan.
jika cerita berbeda dengan realita.
tak perlu kau beri pembelaan yang berlebihan.
biarkan sikap dan prilaku yang menunjukan
bukan kah sikap dan prilaku kita awal dari semua cerita?
rubah negatif jadi positif, dan lagi aku mengajakmu
aku,kita dan kalian,sama sama belajar
jangan biarkan hasut menjadi penyebab dari semua emosi yang berserakkan
karna hasut dan pembalasan tentang hasut sudah sangat meresahkan
seru dan tanda
andai dunia tanpa tanda seru
akan kah ketegasan di peroleh?atau tak perlu seru untuk sebuah ketegasan
akan kah ada emosi yang di haturkan?atau sebenarnya seru bukanlah seru?
akan kah ada perseteruan yang terjadi ketika seru bertemu?atau sebenarnya perseteruan di hadirkan oleh tanya?
seru hanya simbol,jawab diplomatis
seru hanya sebuah penegasan ketika tanya tak berujung di hadirkan
seru hanya pelengkap sebuah pernyataan yang butuh ketegasan
dan seru bisa mengungkapkan sebuah kekesalan yang telah lama disimpan
bisakah seru digunakan tanpa emosi?
atau seru lebih pantas digunakan dengan nada bicara rendah dari pada nada suara penuh emosi yang sering di haturkan?
masih tentang tanya
andai dunia tak perlu seru
akan kah ketegasan di peroleh?atau tak perlu seru untuk sebuah ketegasan
akan kah ada emosi yang di haturkan?atau sebenarnya seru bukanlah seru?
akan kah ada perseteruan yang terjadi ketika seru bertemu?atau sebenarnya perseteruan di hadirkan oleh tanya?
seru hanya simbol,jawab diplomatis
seru hanya sebuah penegasan ketika tanya tak berujung di hadirkan
seru hanya pelengkap sebuah pernyataan yang butuh ketegasan
dan seru bisa mengungkapkan sebuah kekesalan yang telah lama disimpan
bisakah seru digunakan tanpa emosi?
atau seru lebih pantas digunakan dengan nada bicara rendah dari pada nada suara penuh emosi yang sering di haturkan?
masih tentang tanya
andai dunia tak perlu seru
Langganan:
Komentar (Atom)