Kopi tak pernah menyembunyikan pahitnya..
Kopi tak pernah mengikari ampasnya..
Seperti masa lalu..
Yg tetap dibelakang walau sepanjang apapun jalan..
Tambahan gula hanya pelengkap..
Tak suka tak apa...nikmati pahitnya jadi kosukuensi..
Cangkir hanya pemanis mata...
Gelas seng khas narapida lebih mematangkan rasa...
Barista jadi semacam pengatur...
Tapi tenang...mrka buka tuhan yg menentukan...
Kita diberi pilihan..
Manis dan pahit tergantung kesenangan dan kenikmatan..
Semua tentang opsi...
Semua tentang opsi...
Semua tentang pilihan...
Lanjutkan dan hadapi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar