aku beruntung mempunyai banyak saudara lelaki
abang sapaan hangat yang sering terucap
dan ku panggil mereka abang -abang
karena ya memang jumlah mereka sangat banyak
ada kata - kata pengingat yang selalu terucap dari abang - abang ku
seperti
lelaki yang di pegang itu omongannya
ya memang,sebagai lelaki apa yang terucap itu yang di pertanggung jawabkan nanti
bahkan mereka jadi motivasi ketika mendaki
napas tak tertur, beban tambah berat
mereka berucap
itu pos selanjutnya sudah dekat, kelihatan dari sini
ketika kami merasa sudah tidak lagi cukup daya
mereka pasti berkata
ah segitu aja,katanya kuat,katanya bisa
paksakan pasti bisa
ketika jenuh akan kuliah menghampiri
malas tentu jadi opsi pasti
dengan nada yang pelan mereka berkata
kuliah lah woy,kasian orang tua kau banting tulang dikampung sana buat biaya
khilaf tentu sering menghampiri
ketika salah langkah yang dilakukan
ada peneguran yang dilakukan, dan abang - abang ku berkata
kenapa gak begini aja?coba kau pikir-pikir lagi
ketika hati mulai merasa tinggi
abang - abang ku menegur dengan berkata
kau memang abang - abang sekarang tapi ingat kau tetap adek aku
ahhhhhh
apa kabar kalian abang - abang aku?
masihkan diskusi kita tentang filosofi hidup itu menemani mu?
atau kah semua sudah tertelan rutinitas kesibukan yang begitu baku?
apa pun itu,kalian tetap abang-abang bagi ku
seseorang yang merindukan hangatnya diskusi bersama abang - abang teknik lingkungan
Selasa, 25 Februari 2014
Narasi Alami
Salam alami dari kalimantan yang dihaturkan masyarakat pribumi
Salam ini akan diikuti oleh narasi
Ya narasi tentang keindahan kalimantan yang begitu alami
Di sini semua serba alami
Jalan berkomposisi aspal, pasir, batu dan lumpur tercampur begitu rapi
Ketika musim kemarau datang jalan kami tertutup kabut alami, debu orang-orang menamai kabut alami kami
Jalan alami kami sangat menantang untuk dilewati ketika musim hujan menghampiri
Kuning kecoklatan warna jalan beraspal lumpur membutuhkan tingkat keahlian tinggi bagi yang melewati
Ku ingatkan lagi, disini semua begitu alami
Perusahaan listrik negara menambah suasana alami disini
Mereka mendukung suasana alami dengan cara membatasi pasokan listrik disini
Dalam sehari mungkin ada tiga atau empat kali mereka memutuskan listrik untuk menunjang kealamian dipulau ini
perusahaan besar banyak mencari nafkah disini
Dengan cara yang begitu alami
Gali, keruk sebanyak banyaknya dan biarkan sisanya begitu saja karena mereka mengerti,
disini semua begitu alami jadi tidak perlu membuang dana untuk mengolah sisa produksi, biarkan saja ya karena disini semua begitu alami
dan mari kesini
Kita mencari nafkah dipulau yang begitu ramah dan alami ini
ketika anda sudah merasa tidak ada lagi yang bisa di peras dari pulau ini
Silahkan angkat kaki, kami orang pribumi akan dengan senang hati menerima akibat dari pola produksi yang begitu alami
Dan itulah narasi tentang alami di kalimantan yang begitu indah ini
Salam ini akan diikuti oleh narasi
Ya narasi tentang keindahan kalimantan yang begitu alami
Di sini semua serba alami
Jalan berkomposisi aspal, pasir, batu dan lumpur tercampur begitu rapi
Ketika musim kemarau datang jalan kami tertutup kabut alami, debu orang-orang menamai kabut alami kami
Jalan alami kami sangat menantang untuk dilewati ketika musim hujan menghampiri
Kuning kecoklatan warna jalan beraspal lumpur membutuhkan tingkat keahlian tinggi bagi yang melewati
Ku ingatkan lagi, disini semua begitu alami
Perusahaan listrik negara menambah suasana alami disini
Mereka mendukung suasana alami dengan cara membatasi pasokan listrik disini
Dalam sehari mungkin ada tiga atau empat kali mereka memutuskan listrik untuk menunjang kealamian dipulau ini
perusahaan besar banyak mencari nafkah disini
Dengan cara yang begitu alami
Gali, keruk sebanyak banyaknya dan biarkan sisanya begitu saja karena mereka mengerti,
disini semua begitu alami jadi tidak perlu membuang dana untuk mengolah sisa produksi, biarkan saja ya karena disini semua begitu alami
dan mari kesini
Kita mencari nafkah dipulau yang begitu ramah dan alami ini
ketika anda sudah merasa tidak ada lagi yang bisa di peras dari pulau ini
Silahkan angkat kaki, kami orang pribumi akan dengan senang hati menerima akibat dari pola produksi yang begitu alami
Dan itulah narasi tentang alami di kalimantan yang begitu indah ini
Ini Provokasi
Ini adalah catatan yang berisi provokasi
Provaksi yang berisi tentang beberapa hal ini bawah ini
Pertama mari saudara saudara kita basmi keadilan dinegara ini, ketika terlalu banyak penegak hukum yang begitu adil dan tak kenal materi dinegara ini itu dapat membahayakan kepentingan pribadi kita atas nama korupsi
Kedua, saya akan memprovokasi lagi
Mari kita beri aplouse bangga akan kinerja wakil rakyat kita ini, lihat mereka sudah bersusah payah untuk berdiskusi
Banggalah karena mereka berdiskusi tanpa cukup beristirahat, sampai mereka berdiskusi sambil bermimpi
Ketiga mari kita bodohkan bangsa ini, biar lah orang orang "pintar" yang menggunakan dasi mengeruk harta negara ini walau kita yang terhabisi
Pembelajaran tentang baiknya membodohi mungkin perlu dimasukan di kurikulum pendidikan disini
Keempat dan saya masih akan memprovokasi
Mari kita dukung sistem yang carut marut ini, karena ketika semua sudah rapi pasti banyak koruptor yang teradili
Kelima, dan ini provokasi terakhir dari catatan ini
Mari kita benahi diri, berusaha hidup mandiri
Jangan bergantung dengan wakil rakyat yang terhormat ini, mereka sudah terlalu sibuk dengan urusan bendera dan kantong pribadi
Jangan tambah beban mereka, karena mereka tak punya waktu untuk mengurusi
Dan ingat
Catatan ini berisi provokasi
Provaksi yang berisi tentang beberapa hal ini bawah ini
Pertama mari saudara saudara kita basmi keadilan dinegara ini, ketika terlalu banyak penegak hukum yang begitu adil dan tak kenal materi dinegara ini itu dapat membahayakan kepentingan pribadi kita atas nama korupsi
Kedua, saya akan memprovokasi lagi
Mari kita beri aplouse bangga akan kinerja wakil rakyat kita ini, lihat mereka sudah bersusah payah untuk berdiskusi
Banggalah karena mereka berdiskusi tanpa cukup beristirahat, sampai mereka berdiskusi sambil bermimpi
Ketiga mari kita bodohkan bangsa ini, biar lah orang orang "pintar" yang menggunakan dasi mengeruk harta negara ini walau kita yang terhabisi
Pembelajaran tentang baiknya membodohi mungkin perlu dimasukan di kurikulum pendidikan disini
Keempat dan saya masih akan memprovokasi
Mari kita dukung sistem yang carut marut ini, karena ketika semua sudah rapi pasti banyak koruptor yang teradili
Kelima, dan ini provokasi terakhir dari catatan ini
Mari kita benahi diri, berusaha hidup mandiri
Jangan bergantung dengan wakil rakyat yang terhormat ini, mereka sudah terlalu sibuk dengan urusan bendera dan kantong pribadi
Jangan tambah beban mereka, karena mereka tak punya waktu untuk mengurusi
Dan ingat
Catatan ini berisi provokasi
Ajari kami cara menyampaikan isi hati
Wakil rakyat ku yang di "cintai"
Ada sedikit gundah dihatiku yang ingin ku sampaikan
Tapi aku sadar diri
Suara ini mungkin hanya jadi catatan yang tak mungkin kau pikiri
Wakil rakyat ku yang di "cintai"
Aku dan kami tau,kau tak lagi butuh kami
Karena kau sudah terpilih menjadi wakil atas nama partai dan kepentingan pribadi
Tapi ini tetap menjadi gundah hati aku dan mungkin kami
Wakil rakyat ku yang di "cintai"
kiranya cukup sudah kau melihat luar negeri
bisa kami pinjam sedikit waktu mu untuk berdiskusi dan mengambil aksi atas nama kami yang diwakili?
atau apap memang kami harus selalu melakukan demo dan aksi agar perhatian mu dapat kami kuasai?
wakil rakyat ku yang di "cintai"
kami bukan orang-orang yang mengerti atas keputusan yang kalian kehendaki
tapi kami orang-orang yang menjalani dampak dari hasil keputusan diskusi
sudikah kiranya kau mampir dan bertanya dulu apa bahu kami masih kuat menenrima beban yang kalian bebani
wakil rakyatku yang di "cintai"
ajari..ajari kami cara yang menurutmu pantas agar kami bisa ikut berdiskusi
ajari kami cara yang menurutmu santun untuk menyampaikan isi hati
ajari kami biar tak jadi pengemis yang meminta simpati dari wakil rakyat yang begitu di "cintai"
Ada sedikit gundah dihatiku yang ingin ku sampaikan
Tapi aku sadar diri
Suara ini mungkin hanya jadi catatan yang tak mungkin kau pikiri
Wakil rakyat ku yang di "cintai"
Aku dan kami tau,kau tak lagi butuh kami
Karena kau sudah terpilih menjadi wakil atas nama partai dan kepentingan pribadi
Tapi ini tetap menjadi gundah hati aku dan mungkin kami
Wakil rakyat ku yang di "cintai"
kiranya cukup sudah kau melihat luar negeri
bisa kami pinjam sedikit waktu mu untuk berdiskusi dan mengambil aksi atas nama kami yang diwakili?
atau apap memang kami harus selalu melakukan demo dan aksi agar perhatian mu dapat kami kuasai?
wakil rakyat ku yang di "cintai"
kami bukan orang-orang yang mengerti atas keputusan yang kalian kehendaki
tapi kami orang-orang yang menjalani dampak dari hasil keputusan diskusi
sudikah kiranya kau mampir dan bertanya dulu apa bahu kami masih kuat menenrima beban yang kalian bebani
wakil rakyatku yang di "cintai"
ajari..ajari kami cara yang menurutmu pantas agar kami bisa ikut berdiskusi
ajari kami cara yang menurutmu santun untuk menyampaikan isi hati
ajari kami biar tak jadi pengemis yang meminta simpati dari wakil rakyat yang begitu di "cintai"
Jumat, 14 Februari 2014
wakil rakyat negara Diskusi
Selamat datang di wakil rakyat negara diskusi
Mungkin kata yang tepat untuk kamu yang mengunjungi negaraku
disini, dinegara yang santun ini
semua keputusan diambil dengan langkah diskusi begitu berita yang diberikan oleh media yang juga memfasilitasi diskusi
tapi..........
banyak tanya tentang diskusi di negeriku
tentang keputusan yang kadang tak sesuai dengan hasil diskusi
tentang hasil diskusi yang dijalankan tapi tidak sesuai dengan harapan orang-orang yang mereka diskusikan
tentang wakil rakyatnya yang tidur ketika mereka berdikusi,apakah mereka saling berdikusi didalam mimpi?
begitu santunnya wakil rakyat negara ini
bahkan hukum didiskusikan agar salah satu pihak tidak ada yang dirugikan
begitu dermawannya wakil rakyat negara ini
uang orang orang yang mereka wakilkan di diskusikan agar pembagiannya menjadi adil dan tidak ada yang merasa dikhianati
begitu kompaknya wakil rakyat negara ini
ketika beberapa orang dari kaum mereka dijerat korupsi mereka saling melindungi
begitu bangganya wakil negara ini dengan bangsa ini
ketika pemilu di depan mata bendera berwarna warni ukuran raksasa berkibar gagah dinegara ini,dan aku tidak melihat mereka mengibarkan sang saka dengan ukuran yang sama
begitu tertibnya wakil rakyat negara ini
ketika pembagian dana tertentu mereka berbagi dan mungkin berbaris dengan rapi
dan semua itu mereka dapatkan karena mereka berdiskusi
begitu bangganya kami kepada wakil rakyat kami yang gemar berdiskusi
sampai kami lupa kapan terakhir wakil rakyat kami berdiskusi tentang orang-orang yang tak butuh diskusi tapi AKSI
Mungkin kata yang tepat untuk kamu yang mengunjungi negaraku
disini, dinegara yang santun ini
semua keputusan diambil dengan langkah diskusi begitu berita yang diberikan oleh media yang juga memfasilitasi diskusi
tapi..........
banyak tanya tentang diskusi di negeriku
tentang keputusan yang kadang tak sesuai dengan hasil diskusi
tentang hasil diskusi yang dijalankan tapi tidak sesuai dengan harapan orang-orang yang mereka diskusikan
tentang wakil rakyatnya yang tidur ketika mereka berdikusi,apakah mereka saling berdikusi didalam mimpi?
begitu santunnya wakil rakyat negara ini
bahkan hukum didiskusikan agar salah satu pihak tidak ada yang dirugikan
begitu dermawannya wakil rakyat negara ini
uang orang orang yang mereka wakilkan di diskusikan agar pembagiannya menjadi adil dan tidak ada yang merasa dikhianati
begitu kompaknya wakil rakyat negara ini
ketika beberapa orang dari kaum mereka dijerat korupsi mereka saling melindungi
begitu bangganya wakil negara ini dengan bangsa ini
ketika pemilu di depan mata bendera berwarna warni ukuran raksasa berkibar gagah dinegara ini,dan aku tidak melihat mereka mengibarkan sang saka dengan ukuran yang sama
begitu tertibnya wakil rakyat negara ini
ketika pembagian dana tertentu mereka berbagi dan mungkin berbaris dengan rapi
dan semua itu mereka dapatkan karena mereka berdiskusi
begitu bangganya kami kepada wakil rakyat kami yang gemar berdiskusi
sampai kami lupa kapan terakhir wakil rakyat kami berdiskusi tentang orang-orang yang tak butuh diskusi tapi AKSI
Selasa, 04 Februari 2014
MONOLOG dengan hati
berdiskusi sejenak dengan hati...
mencoba berdamai dengan sejuta pertanyaan yang meliputinya...
mencoba mencari jawab atas tanya yang di haturkannya...
berharap mnemukan sedikit ketenagan yang ku harapkan...
tapi apa.....
diskusi ini hanya menjadi monolog yang begitu membosankan....
diskusi satu arah yang hanya membingungkan....
yang menambah tanya tanpa ada penjelasan...
ahhhhh.......
ku hanya ingin kan dialog dari tanya ini smua...
bukan diskusi satu arah yang begitu memuakkan...
beharap pertanyaan yang ada jawab...
kemana...
kemana ku mencari dialog yang bisa menenangkan...
menjawb semua pertanyaan yang di hati ku...
berharap...
hanya bisa mengharap...
ada yang membaca prolog ini dan menjawab semuanya,,,,
berusaha menemukan naskahnya dibuang kedalam tong sampah hati ini,,,
mencoba berdamai dengan sejuta pertanyaan yang meliputinya...
mencoba mencari jawab atas tanya yang di haturkannya...
berharap mnemukan sedikit ketenagan yang ku harapkan...
tapi apa.....
diskusi ini hanya menjadi monolog yang begitu membosankan....
diskusi satu arah yang hanya membingungkan....
yang menambah tanya tanpa ada penjelasan...
ahhhhh.......
ku hanya ingin kan dialog dari tanya ini smua...
bukan diskusi satu arah yang begitu memuakkan...
beharap pertanyaan yang ada jawab...
kemana...
kemana ku mencari dialog yang bisa menenangkan...
menjawb semua pertanyaan yang di hati ku...
berharap...
hanya bisa mengharap...
ada yang membaca prolog ini dan menjawab semuanya,,,,
berusaha menemukan naskahnya dibuang kedalam tong sampah hati ini,,,
TITIK
Titik..
Hanya sebuah simbol yang sederhana...
Simbol penegasan tentang arti sebuah upaya...
Simbol penutup bagi sebuah kata...
Usaha..
Ya hanya berusaha mendapatkan yang terbaik bagi kehidupan...
Berusaha mendapatkan semua angan yang selama ini di impikan..
Bemandikan peluh dan air mata tuk mendapatkannya...
Tapi.....
Kita pasti sampai di suatu titik...
Entah itu titik tertinggi atau titik terendah dari usaha kita...
Titi optimal dari sebuah upaya..
Titik yang membujuk kita untuk berhenti...
Titk dari semua usaha yang di lakukan..
Dan titik merupakan akhir dari suatu perjalanan...
Ya hanya sebuah titik...
Mampu menghentikan semua usaha...
Simbol sederhana yang merupakan akhir...
Simbol PENEGASAN penutup semua awal..
Hanya sebuah simbol yang sederhana...
Simbol penegasan tentang arti sebuah upaya...
Simbol penutup bagi sebuah kata...
Usaha..
Ya hanya berusaha mendapatkan yang terbaik bagi kehidupan...
Berusaha mendapatkan semua angan yang selama ini di impikan..
Bemandikan peluh dan air mata tuk mendapatkannya...
Tapi.....
Kita pasti sampai di suatu titik...
Entah itu titik tertinggi atau titik terendah dari usaha kita...
Titi optimal dari sebuah upaya..
Titik yang membujuk kita untuk berhenti...
Titk dari semua usaha yang di lakukan..
Dan titik merupakan akhir dari suatu perjalanan...
Ya hanya sebuah titik...
Mampu menghentikan semua usaha...
Simbol sederhana yang merupakan akhir...
Simbol PENEGASAN penutup semua awal..
Hujan memberi banyak inspirasi
Butiran air membasuh muka dgn sejuknya...
Butiran anugrah yang turun langsung dari sang pencipta...
Berharap sedikit ketenangan ketika menyentuhnya...
Berharap rasa yg bgtu dalam dengan kesejukannya...
Terima kasih...
Butiran ini menyejukan hatiku...
Membasuh kalbu ku yang hitam pekat...
Tidak tercuci...hanya terbasahi dan hilang sedikit dahaga...
Andai...
Setiap hari ku dapat merasakan butiran ini...
Menerpa wajah......
Menghilangkan semua amarah....
Andai.....
Setiap hari ku merasakan ketenangan dari butiran ini...
Membasuh jiwa....
Menghilangkan setiap dahaga....
Andai....
Ku mampu tuk mendekat.....
Meraih setiap butiran2 air yang jatuh...
Menyimpannya dalam loker kehidupan...
Dan kan ku gunakan kala dahaga datang....
Andai...
Hidup ku tak banyak tuk ber andai...
Di tengah kesejukan yang hina ini....
Dikala setiap butiran2 air menerpa diri...
Ku langkah kan kaki..selangkah...demi selangkah...
KARNA KU PUNYA TUJUAN PASTI...
Dan pasti ku kan meraih mimpi...
PASTI ITU.... PASTI ITU....
Butiran anugrah yang turun langsung dari sang pencipta...
Berharap sedikit ketenangan ketika menyentuhnya...
Berharap rasa yg bgtu dalam dengan kesejukannya...
Terima kasih...
Butiran ini menyejukan hatiku...
Membasuh kalbu ku yang hitam pekat...
Tidak tercuci...hanya terbasahi dan hilang sedikit dahaga...
Andai...
Setiap hari ku dapat merasakan butiran ini...
Menerpa wajah......
Menghilangkan semua amarah....
Andai.....
Setiap hari ku merasakan ketenangan dari butiran ini...
Membasuh jiwa....
Menghilangkan setiap dahaga....
Andai....
Ku mampu tuk mendekat.....
Meraih setiap butiran2 air yang jatuh...
Menyimpannya dalam loker kehidupan...
Dan kan ku gunakan kala dahaga datang....
Andai...
Hidup ku tak banyak tuk ber andai...
Di tengah kesejukan yang hina ini....
Dikala setiap butiran2 air menerpa diri...
Ku langkah kan kaki..selangkah...demi selangkah...
KARNA KU PUNYA TUJUAN PASTI...
Dan pasti ku kan meraih mimpi...
PASTI ITU.... PASTI ITU....
anak2 korban HIV ( pelajaran bagi yang lain )
Apa dosa mereka?
Badan terbungkus kulit
daging entah lari kemana.
Tiada kata yang sanggup terucap
Hanya lirihan kecil di selinggi teriakan yang menyayat hati
Apa yang mereka perbuat…??
Harus kah mereka menjadi korban dari bodohnya orang tua mereka
Berkelakuan bebas..besetubuh dengan semua yang terlintas mata.
Dan….mereka tidak sendiri menanggung akibatnya..
Tapi kenapa..???
Virus ini menyelinap ke tubuh seorang anak yang tidak mengerti akan dunia
Jangankan untuk tau…untuk mengerti apa itu hidup saja mereka tidak bisa
Karena…hidup mereka hanya di hiasi dengan sakit yang menggerogoti raga
Menyerap semua…mengikis habis….bahkan enggan tuk menyisakan sedikit daging tuk bertahan kala dingin datang melanda.
Pelajaran buat yang lain
Itu kata yang paling bijak
Jauhi apa yang dilarang karena dia tak segan-segan tuk menunjukan angkaranya
Bahkan…pelajaran itu bermediakan seorang anak yang putih bersih.
Yang tidak mengerti kenapa dirinya.
Tapi….
Jangan jauhi mereka…
Bantu…beri motivasi…
Karena di balik semua salah yang ada pasti ada setitik harapan tuk mengerti
Menyadari…tersadarkan dan mencoba direnungkan lalu dikerjakan.
Berubah merupakan hasil dari semua.
Bantu mereka
Jangan kucilkan karena sudah cukup penderitaan oleh virus hina itu
Bantu terus…karena……
Mereka adalah saudara kita……………..
Badan terbungkus kulit
daging entah lari kemana.
Tiada kata yang sanggup terucap
Hanya lirihan kecil di selinggi teriakan yang menyayat hati
Apa yang mereka perbuat…??
Harus kah mereka menjadi korban dari bodohnya orang tua mereka
Berkelakuan bebas..besetubuh dengan semua yang terlintas mata.
Dan….mereka tidak sendiri menanggung akibatnya..
Tapi kenapa..???
Virus ini menyelinap ke tubuh seorang anak yang tidak mengerti akan dunia
Jangankan untuk tau…untuk mengerti apa itu hidup saja mereka tidak bisa
Karena…hidup mereka hanya di hiasi dengan sakit yang menggerogoti raga
Menyerap semua…mengikis habis….bahkan enggan tuk menyisakan sedikit daging tuk bertahan kala dingin datang melanda.
Pelajaran buat yang lain
Itu kata yang paling bijak
Jauhi apa yang dilarang karena dia tak segan-segan tuk menunjukan angkaranya
Bahkan…pelajaran itu bermediakan seorang anak yang putih bersih.
Yang tidak mengerti kenapa dirinya.
Tapi….
Jangan jauhi mereka…
Bantu…beri motivasi…
Karena di balik semua salah yang ada pasti ada setitik harapan tuk mengerti
Menyadari…tersadarkan dan mencoba direnungkan lalu dikerjakan.
Berubah merupakan hasil dari semua.
Bantu mereka
Jangan kucilkan karena sudah cukup penderitaan oleh virus hina itu
Bantu terus…karena……
Mereka adalah saudara kita……………..
Lewat secangkir kopi
secangkir kopi menyambut pagi
beradu dengan hawa dingin yang masih menyelimuti "pagi"
ditemani asap yang tersulut lewat sebatang kehangatan
masuk dengan nikmat,menghembuskan sejuta keluh kesah yang terbang bersama bayang
secangkir kopi hangat yang membuat cair suasana di pagi ini
lewat pahit nya kita berbagi tentang kesusahan yang selama ini kita lewati
lewat manisnya kita bersah kitama tertawa menertawakan tingkah bodoh kita
lewat hitamnya kita beadu di kelamnya malam yang kdang terlalu panjang untuk kita singkatkan
ya,lewat secangkir kopi
tawa dan air mata tersembunyi di dalam pekatnya
manis dan pahit tersimpan begitu rapi di balutan rasa yang di hadirkannya
ketika semua terlalu sibuk untuk menikmati secangkir kopi
ketika semua di kejar oleh rutinitas yang membunuh pagi
ketika semua merasa terlalu percuma untuk menyempatkan diri
kami bersyukur,karena nikmat secangkir kopi masih tersedia di pagi ini
beradu dengan hawa dingin yang masih menyelimuti "pagi"
ditemani asap yang tersulut lewat sebatang kehangatan
masuk dengan nikmat,menghembuskan sejuta keluh kesah yang terbang bersama bayang
secangkir kopi hangat yang membuat cair suasana di pagi ini
lewat pahit nya kita berbagi tentang kesusahan yang selama ini kita lewati
lewat manisnya kita bersah kitama tertawa menertawakan tingkah bodoh kita
lewat hitamnya kita beadu di kelamnya malam yang kdang terlalu panjang untuk kita singkatkan
ya,lewat secangkir kopi
tawa dan air mata tersembunyi di dalam pekatnya
manis dan pahit tersimpan begitu rapi di balutan rasa yang di hadirkannya
ketika semua terlalu sibuk untuk menikmati secangkir kopi
ketika semua di kejar oleh rutinitas yang membunuh pagi
ketika semua merasa terlalu percuma untuk menyempatkan diri
kami bersyukur,karena nikmat secangkir kopi masih tersedia di pagi ini
Langganan:
Komentar (Atom)