secangkir kopi menyambut pagi
beradu dengan hawa dingin yang masih menyelimuti "pagi"
ditemani asap yang tersulut lewat sebatang kehangatan
masuk dengan nikmat,menghembuskan sejuta keluh kesah yang terbang bersama bayang
secangkir kopi hangat yang membuat cair suasana di pagi ini
lewat pahit nya kita berbagi tentang kesusahan yang selama ini kita lewati
lewat manisnya kita bersah kitama tertawa menertawakan tingkah bodoh kita
lewat hitamnya kita beadu di kelamnya malam yang kdang terlalu panjang untuk kita singkatkan
ya,lewat secangkir kopi
tawa dan air mata tersembunyi di dalam pekatnya
manis dan pahit tersimpan begitu rapi di balutan rasa yang di hadirkannya
ketika semua terlalu sibuk untuk menikmati secangkir kopi
ketika semua di kejar oleh rutinitas yang membunuh pagi
ketika semua merasa terlalu percuma untuk menyempatkan diri
kami bersyukur,karena nikmat secangkir kopi masih tersedia di pagi ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar