Wakil rakyat ku yang di "cintai"
Ada sedikit gundah dihatiku yang ingin ku sampaikan
Tapi aku sadar diri
Suara ini mungkin hanya jadi catatan yang tak mungkin kau pikiri
Wakil rakyat ku yang di "cintai"
Aku dan kami tau,kau tak lagi butuh kami
Karena kau sudah terpilih menjadi wakil atas nama partai dan kepentingan pribadi
Tapi ini tetap menjadi gundah hati aku dan mungkin kami
Wakil rakyat ku yang di "cintai"
kiranya cukup sudah kau melihat luar negeri
bisa kami pinjam sedikit waktu mu untuk berdiskusi dan mengambil aksi atas nama kami yang diwakili?
atau apap memang kami harus selalu melakukan demo dan aksi agar perhatian mu dapat kami kuasai?
wakil rakyat ku yang di "cintai"
kami bukan orang-orang yang mengerti atas keputusan yang kalian kehendaki
tapi kami orang-orang yang menjalani dampak dari hasil keputusan diskusi
sudikah kiranya kau mampir dan bertanya dulu apa bahu kami masih kuat menenrima beban yang kalian bebani
wakil rakyatku yang di "cintai"
ajari..ajari kami cara yang menurutmu pantas agar kami bisa ikut berdiskusi
ajari kami cara yang menurutmu santun untuk menyampaikan isi hati
ajari kami biar tak jadi pengemis yang meminta simpati dari wakil rakyat yang begitu di "cintai"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar