Pola pikir kritis dengan imajinasi tentang keseragaman
Pengikut baku peraturan dengan sikap pemberontak tanggung
Mengkritik yang sama dan menganggap diri berbeda
Hanya berkumpul dengan 1 frame tapi mengaku heterogen
Nikmati proses mu kawan,hasil 1+1 itu memang dua
Tapi banyak cara menghasilkan angka 2, coba kau ambil kalkulator yang selalu terselip di tas mu,berapa 2 x 1,berapa 4 : 2
Hasil yang sama kan?apakah kita berbeda?
Sampaikan nalarmu dengan penjelasan ku kawan?
Kita saudara, kami menganggap kau seperti itu
Apakah cara kami berinteraksi tak berkenan d hatimu?
Hingga kau anggap kami sekumpulan badit yang gemar mengacau
Tunggu dlu,batasi pola pikir kritis mu, pikir lagi dengan rasional
Apakah kau cukup mengenal kami dan beradaptasi dengan lingkungan mu?
Atau kami yang terlalu kaku dengan interaksi jadul kami?
Berbisik dibelakang bukan sifat seorang pejuang
Bukan begitu kawan?ungkapkan kepada kami yang berbeda menurutmu agar bisa bergabung dengan kalian yang sama.
Introspeksi bisa dan biasa kami lakukan dengan diri
Jadi tegur mu perekat persaudaraan ini
Jangan kau paksa kami menjadi manusia pabrikasi seperti mu
Kami orang bebas yang punya prinsip seperti mu
Tapi kami bisa toleransi dengan membangun komunikasi
Kebersamaan yang kami berikan jika kurang berkenan utarakan maumu
Ajari dan tunjukan kami cara agar kita bisa bersama d kebersamaan ini
Kami akan menyesuaikan diri,ku harap kau pun sebaliknya dengam diri
Kebersamaan dan persaudaraan yang kami tawarkan tanpa syarat
Prilaku kami,pertanggung jawaban diri
Bukan kah kita bertoleransi??ocehmu jangan sebatas sindir tanpa tepi,kami tak pandai membaca makna tersurat
Ijinkan kami tuk berinteraksi,jangan menarik diri,kami hanya ingin bersaudara, tulus dan tak perlu kau prasangkai jika kau tak mengerti dan berinteraksi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar