Jumat, 26 September 2014

wakil "rakyat"

Bapak dan ibu wakil rakyat yang terhormat..
tak beratkah beban kerja mu jika di tambah dengan memilih kepala daerah yang memimpin kami?
bukan kah kerja mu sudah teramat berat?hingga banyak hal yang terjamah oleh mu..
biarkan kami membantu meringankan sedikit beban beratmu dengan memilih sendiri pemimpin daerah bagi kami..

wakli rakyat yang kami cintai..
apakah kalian mewakili kami sebagai indonesia?ijinkan aku bertanya
karna aku merasa kalian mewakili fraksi masing-masing yang sarat dengan kepentingan golongan
apakah partai mu lebih penting dari kami yang menjadi rakyat yang kau wakilkan itu?


wakil rakyat ku yang mewakili ku
sudah terlampau banyak hal yang kami wakilkan kepadamu
apakah pemilihan kepala daerah ini juga harus kami wakilkan kepada mu?
bisa jelaskan kepada kami alasan dan fakta yang mengharuskan itu

wakil rakyat ku yang manusiawi
pimpinan partai mu bukan tuhan dengan keputusan multak yang selalu benar
atau kau terlalu takut untuk menerjang arus untuk melawan fraksi mu?kami tak mewakilkan hak - hak kami kepada pengecut yang cuman bisa berkata iya.
atau kursi itu terlalu empuk bagi mu,hingga kau terlalu takut untuk kehilangan itu

sekarang kau kurangi hak kami,lagi dan lagi berita minor yang mengejutkan kami
awalnya pemimpin daerah tak menjadi pilihan kami
apakah besok kau juga menentukan pekerjaan apa yang pantas dengan kami?
atau mungkin suatu saat nanti kau akan mengeluarkan RUU mengenai apa yang bisa kami makan dan kami gunakan untuk tubuh kami?
atau kelak kau akan menetukan sekolah mana yang boleh dan tidak boleh kami sekolahi?

inikah demokrasi yang kau agungkan itu wahai wakil rakyatku
terlalu lama duduk di kursi empuk itu mengganggu akal sehat dan logika mu
coba dengar dan lihat orang yang kau wakilkan
adakan mereka merasa terwakilkan?jan terlalu lama menutup mata dan telinga mu wahai wakil rakyat ku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar